People Innovation Excellence

Pengalaman Bahasa di Jepang

Oleh: Muhamad Rivky Rachmadi 1801392390

 

   Selama kurang lebih tinggal hampir sebulan di Wakayama, Jepang, cukup banyak pengalaman yang saya alami terutama bahasa. Dari hari pertama sampai di Wakayama, bahasa yang dipakai staff sekolah cukup mudah dipahami dan mereka menggunakan bahasa Jepang yang formal. Hari ke-2 kita melakukan placement test dan saya dapat kelas初中級1kemudian hari itu juga langsung masuk belajar, padahal badan masih lelah dan kepala masih pusing, ya tapi apa boleh buat.

              Sebetulnya saya tidak menyesesal masuk kelas tersebut dan harus mengulang Minna no Nihongo II dari bab 38, mulai pelan-pelan merupakan hal terbaik untuk saya agar tidak shock. Mayoritas dari sekolah tersebut adalah orang China. Kelas saya sudah mulai dari 6 bulan yang lalu tetapi rata-rata mereka masih kesulitan untuk membaca hiragana dan katakana. Mereka selalu berkomunikasi dengan bahasa mandarin, bahkan ada satu orang yang keberatan duduk disamping saya karena saya tidak bisa bahasa mandarin.

              Seminggu berlalu, saya melamar kerja di pabrik sayur, proses kerjanya sangat higienis, para karyawanya cukup ramah. Walaupun siang atau malam, sapaan yang kita gunakan selaluおはよう, agar kita tetap semangat bekerja. Banyak pekerja asing seperti Vietnam, China dan juga Indonesia. Rata-rata mereka dapat berkomunikasi dengan bahasa Jepang. Pada suatu hari saya ditempatkan kerja bersama ibu-ibu lansia dan mereka berbicara menggunakan logat kansai. Mereka bicara dengan cepat dan yang saya dengar cuma kumur-kumur dan ~な atau ~や pada akhirannya. Dan saya harus bertahan selama 4 jam mendengar pembicaraan mereka yang saya tidak pahami sama sekali.

           Saya sendiri untuk berkomunikasi masih berpikir dan terikat dengan teori yang sudah dipelajari, sementara orang Jepang berbicara tidak terlalu memikirkan grammar yang penting maknanya tersampaikan. Masih banyak hal-hal yang perlu saya pelajari selama disini dan saya tidak sabar untuk pengalaman dan petualangan yang mengunggu saya di depan.

rivky 1


Published at :
Written By
Muhamad Rivky Rachmadi
Student | Binus University
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close