People Innovation Excellence

Dhaniar Sensei Diary Day 3 : Tiba di Jepang!

Setelah penerbangan kira-kira 8 jam 30 menit, saya mendarat di bandara Haneda jam 08.30 waktu Tokyo. Alhamdulillah di pesawat bisa tidur, padahal udah siap-siap antimo aja di kantong kalo sampe gak bisa tidur, hahahha (jangan ditiru yak). Turun pesawat agak-agak horror nih. Karena saya belum pernah ngurus traveling jauh sendirian, dulu pernah ke Jepang juga tahun 2011, pakai travel, jadi tau beres. Sekarang urus sendiri nih.

Jadi pertama kami ambil bagasi, lalu serahin 2 kartu yang dikasih di pesawat, yang menyatakan kita nggak bawa uang lebih dari 1.000.000 yen, gak bawa barang berbahaya dll. Setelah itu kami dikasih tau bahwa harus naik Limousine Bus dari airport sampai Saitama Shintoshin. Jadi setelah ketemu loket Bus, kami serahin tiket, trus nunggu Bus kira-kira 1 jam. Bus nya semacam Bus Damri gitu lah.

Waktu perjalanan dari airport ke Saitama Shintoshin, ada 1 hal menarik bagi saya. Kami melewati terowongan panjaaaang banget. Kalau di Jakarta kan terowongan yang kayak di deket Pondok Indah / Gandaria itu kan paling nggak sampe 1Km ya. Ini bener-bener Panjang & gelap. Sekitar 45 menit kami lewat situ.

Akhirnya setelah 1 jam 30 menit, kami sampai ke Saitama Shintoshin. Begitu turun Bus, orang JF langsung jemput. Namanya Masaru-san. Orangnya udah tua, sekitar 67an tahun keatas kali ya, tapi lincah banget, banyak omong & menarik! Dia kasih tau bahwa dari Saitama shintoshin ke Kokusai Sentaa (selanjutnya disebut Sentaa) Cuma 15-20 menit. Lalu dia cerita juga bahwa dia masih nungguin beberapa orang dari negara lain yang akan datang. Tim Indonesia termasuk yang awal-awal datang. Yang pertama dari India / Sri Lanka kalau nggak salah.

Akhirnya kami sampai di Sentaa. Turunin koper, disambut oleh Nagata san. Nagata san adalah karyawan Sentaa PIC program ini tahun 2018. Kami dibriefing di lobby. Saya amaze banget bahwa briefingnya bener-bener teratur. Kami dikasih banyak dokumen info-info penting, seperti cara pakai TV, cara pakai telp, password WIFI, keadaan sentaa, buku panduan program, peta, dll banyak banget (sejujurnya sampe sekarang hari ke-13 saya masih belum baca semua.. hehehe).

Ini salah satu buku penting yg dibagikan Nagata san saat briefing

 

Lalu kami diantar ke lift untuk ke kamar masing-masing. Kami 8 orang Indonesia dapat kamar di lantai 8. Btw, jadi di Sentaa ini lah kami tinggal & belajar. Intinya ada 2 gedung yg terhubung. 1 gedung adalah apartemennya, 1 gedung lagi tempat belajarnya. Praktis banget. Fasilitas Gedung ini ada kantin, dapur, ruang rekreasi (isinya karaoke, hula hoop (?!), gitar, piano, keyboard, Jenga (semacam UNO Block), film-film jadul, meja pingpong, gym ball (?!)), beberapa Jidouhanbaiki (mesin penjual minuman otomatis), perpustakaan, lab Komputer, printer bebas dipakai tapi nggak ada kertasnya (harus bawa sendiri), ruangan konsultasi dengan psikolog, taman, ruangan minum teh tradisional Jepang, meja berkumpul untuk kongkow2 di setiap lantai, ruangan mesin cuci & seterika. Tapi sayangnya karena kami nggak boleh foto ruangannya, saya nggak bisa sebar fotonya di sini.

Well, ada kejadian epic saat saya mau naik ke atas menuju kamar. Awalnya saya diperslakan naik lift duluan bawa koper pake troli kayak di bandara. Pas mau masukin koper ke lift, troli nya nyangkut banget dong, karena koper saya kegedean (inget koper segede gaban itu kan?) ahahahhaha.. dengan susah payah & tengsin (Nagata san nya sampe bilang ini koper gede banget, kira-kira di dalemnya dimasukin apa aja yaa?), bisa lepas deh. Tapi akhirnya saya mempersilakan yg lain dulu yg masuk. Sampe semua udah naik ke atas, baru saya terakhir deh. Hahahha. FYI, lift nya itu kecil, mungkin seukuran 3/4 lift di kampus Anggrek.

Akhirnya saya masuk kamar. Kamar saya cukup strategis, deket banget sama lift & di sebrang persis ruang cuci, jadi kalo mau nyuci gampang tinggal ngesot. Hahaha. Saya lihat-lihat kondisi kamar, kamarnya oke banget. Persis kayak di hotel. Kamar mandinya ada bath tub nya yeeey! Ada 1 hal yang menarik saya di kamar ini, yaitu ada helm banget! Hahaha.. ternyata ini helm kalau sewaktu-waktu ada gempa, harus dipakai sambil menyelamatkan diri.

Helm di kamar, abaikan jepitan jemuran di sebelahnya yak.

Oh iya ada 1 hal menarik lagi dari kedatangan kami di Jepang. Kedatangan kami bersamaan dengan Taifuu (angin badai). Pas pesawat mendarat sampe kami turun bus itu cuma gerimis-gerimis kecil aja, tapi begitu sampe kamar, saya lihat di luar angina kenceng banget. Pemandangan luar kamar saya ada banyak pohon-pohon. Itu pohon sampe goyang-goyang banget agak ngeri. Karena waktu badai lagi kenceng-kencengnya, saya di meja belajar lagi komputeran, sebelah saya jendela. Hahaha.. tapi aman akhirnya. Besok paginya lihat berita, ternyata emang ini Taifuu dahsyat banget, bahkan di Jepang bagian barat (Kansai) & Hokkaido parah banget. Airport Kansai katanya sampai kerendem banjir, banyak rusak & Hokkaido lumpuh, mati lampu beberapa hari, sampe sekarang pun 17 September masih ada korban luka-luka di Hokkaido. Tapi alhamdulillah tempat kami aman, cuma angin ribut aja. Saya dapat banyak pertanyaan dari keluarga & teman-teman di Indonesia, apakah kami aman. Terima kasih banyak yaa teman-teman yang sudah khawatir, tenang saja, kami aman.

Setelah beberapa jam beres-beres kamar, kami pertama kali makan malam di kantin jam 18.30. di Sentaa ini sistemnya, kalau Senin sampai Jumat disediakan makan di kantin, 1 hari 3x. bayarnya dengan point. Saya diberikan point nya berupa kartu, yang nantinya discan petugas kantin. Di kartu ini juga tertulis mengenai preferensi makanan kami. Misalnya tidak makan apa saja, alergi apa saja. Saya sendiri tidak makan babi, alkohol, kerrang & ikan mentah.

Itu penampakan makan malam pertama saya di kantin Sentaa. Menunya lengkap banget, segitu harganya sekitar 700 yen. Jadi di kantin itu ada 2 skema makanan. Paket atau non paket. Kalau paket seperti foto di atas itu. Sudah termasuk 1 menu utama, nasi, miso shiru, 2 lauk pendamping, 1 desert (kue / buah), dan minuman bar (ada soda, es kopi2an, es coklat, es teh, kopi panas, teh panas, coklat panas). Yang non paket ada banyak menu, misalnya spaghetti, olahan ikan, pizza, kare, kentang goreng, olahan ayam, olahan sapi, olahan babi, olahan mie, nasi goreng ala-ala, roti naan & roti tawar. Semua makanan ada minatur lilin/ fotonya nya, jadi kita pilih dari lihat miniatur/ fotonya. Di setiap makanan juga ada penjelasannya mengandung apa saja, halal / tidak. Lengkap banget deh infonya. Makan malam pertama itu saya pilih menu paket, isinya menu utama: olahan ikan & omelet, nasi, miso shiru, 2 lauk pendamping: salad kentang & ubi karamel, cake poppy seed kayaknya, grain rice & minum cokelat panas. Rasanya so far so good. Sampe sekarang saya masih belum bosan makanan kantin, beberapa teman saya sudah bosan, ada yg mulai bikin indomie, makan ransum: rendang, teri kacang, dll. Hahaha.. oh iya, kalau hari biasa selama kantin buka, kami tidak boleh pakai dapur untuk masak. Makan harus dari kantin. Dapur baru dibuka saat weekday / hari libur.


Published at :
Written By
Dhaniar Asmarani
Deputy Head of Japanese Department | Bina Nusantara University
Leave Your Footprint

    Periksa Browser Anda

    Check Your Browser

    Situs ini tidak lagi mendukung penggunaan browser dengan teknologi tertinggal.

    Apabila Anda melihat pesan ini, berarti Anda masih menggunakan browser Internet Explorer seri 8 / 7 / 6 / ...

    Sebagai informasi, browser yang anda gunakan ini tidaklah aman dan tidak dapat menampilkan teknologi CSS terakhir yang dapat membuat sebuah situs tampil lebih baik. Bahkan Microsoft sebagai pembuatnya, telah merekomendasikan agar menggunakan browser yang lebih modern.

    Untuk tampilan yang lebih baik, gunakan salah satu browser berikut. Download dan Install, seluruhnya gratis untuk digunakan.

    We're Moving Forward.

    This Site Is No Longer Supporting Out-of Date Browser.

    If you are viewing this message, it means that you are currently using Internet Explorer 8 / 7 / 6 / below to access this site. FYI, it is unsafe and unable to render the latest CSS improvements. Even Microsoft, its creator, wants you to install more modern browser.

    Best viewed with one of these browser instead. It is totally free.

    1. Google Chrome
    2. Mozilla Firefox
    3. Opera
    4. Internet Explorer 9
    Close