Penggunaanでだけdanだけで 

Partikel dalam Bahasa Jepang dalam penggunaannya ada yang berdiri sendiri, namun ada juga yang bergabung dengan partikel lainnya. Salah satu partikel yang penggunannya dapat bergabung dengan partikel lain adalah partikel de. Penggabungan partikel de dengan partikel lain salah satunya adalah dengan partikel dake, yaitu dedake dan dakede. Posisi kemunculan partikel yang berbeda ada kalanya tetap memiliki makna yang sama, tetapi pada partikel de dan dake posisi partikel memunculkan nuansa makna yang berbeda.

Partikel dedake dan dakede jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, sering dianggap memiliki arti yang sama. Namun sebenarnya kedua partikel ini memiliki nuansa makna yang berbeda. Posisi partikel de menentukan penekanan makna batas[1] yang ditunjukkan oleh partikel dake. Lihat contoh berikut ini:

  • 注射 だけで       直る。

Suntikan saja dengan  sembuh

(Sembuh dengan suntikan saja.)

 

  • 注射 で     だけ    直る。

Suntikan dengan hanya    sembuh

(Sembuh hanya dengan suntikan.)

(Kuno, 1983 : 157)

Pada contoh di atas dapat dilihat perbedaan ke dua kalimat tersebut hanya terletak pada posisi partikel de di dalam kalimat. Tetapi perbedaan letak posisi tersebut memunculkan nuansa makna yang berbeda pada kedua kalimat tersebut. Jika dilihat secara makna leksikal dake memiliki arti ‘hanya/saja’ dan partikel de [2]menunjukkan arti ‘dengan cara’. Penggabungan partikel dake dan de menurut Kuno (1983) dapat dikelompokkan atas 2, yaitu 必要最低限hitsuyou saiteigen (batas minimum)dan絶対限定zettai gentei (batas mutlak).

Pada contoh (1) dakede secara tersurat mengandung makna bahwa penyakit yang ada bisa disembuhkan ‘dengan suntikan saja’, dan sekaligus memunculkan makna tersirat bahwa ada berbagai macam cara untuk menyembuhkan penyakit tersebut, namun ‘cara dengan suntikan’ merupakan cara yang paling ringan tetapi manjur sehingga cara lain (misalnya, dengan cara minum obat) tidak dibutuhkan lagi. Dengan demikian dakede pada contoh (1)  menunjukkan必要最低限(batas minimum) terhadap cara yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit.

Sebaliknya, partikel dedake pada contoh (2) mengandung makna 絶対限定(batas mutlak), karena ‘suntikan’ merupakan satu-satunya cara untuk menyembuhkan penyakit tersebut, dan memunculkan makna tersirat bahwa tidak ada cara lain lagi yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut selain ‘suntikan’.

 

Daftar Pustaka

Kuno, Susumu. 1983. Shin Nihon Bunpo Kenkyu. Japan: Taishukan.

 

[1] Baca artikel ‘toritatejoshi(とりたて助詞)’mengenai penggunaan dake pada artikel…..

[2] Partikel de memiliki beberapa arti, salah satu diantaranya 手段を表す(menunjukkan cara)