Ouji Fashion: Gaya Pangeran yang Anggun tapi Berani! 👑

Pernah nggak sih, lihat foto orang-orang di Harajuku atau di event anime yang tampil super niat dengan outfit ala bangsawan Eropa? Atau kamu pernah lihat karakter seperti Ciel Phantomhive (Black Butler) atau Furina (Genshin Impact) terus mikir, “Wah, gaya bajunya keren banget, aku juga pengin pakai!”
Banyak yang kira itu Lolita fashion, padahal sebenarnya ada “saudara”-nya yang nggak kalah keren — yaitu Ouji style. Yuk, kenalan sama gaya yang satu ini!
💠 Apa Itu Ouji Fashion?
Ouji (王子) artinya “pangeran.”
Ini adalah gaya fashion Jepang yang terinspirasi dari busana bangsawan pria Eropa abad ke-18 dan 19, lalu dikombinasikan dengan sentuhan visual kei dan J-Rock yang dramatis (Sato, 2022).
Sederhananya, Ouji itu “versi laki-laki” dari Lolita style, tapi tetap mempertahankan kesan elegan dan fantasi ala negeri dongeng.
🕰️ Sedikit Sejarahnya
Gaya Ouji muncul bersamaan dengan Lolita dan fashion alternatif Jepang lainnya di akhir 1990-an hingga awal 2000-an (Fujita, 2023). Akar gayanya bisa dilacak dari dunia musik, terutama band visual kei seperti Malice Mizer dan Dir en Grey, yang gemar tampil dengan busana bangsawan dan gaya gender-fluid.
Baik Lolita maupun Ouji sama-sama lahir dari inspirasi busana klasik Eropa, tapi kemudian berkembang lewat kreativitas dan estetika khas subkultur Jepang.
👔 Apakah Hanya untuk Cowok?
Meskipun namanya berarti “pangeran,” Ouji fashion bisa dipakai siapa aja!
Di dunia mode, istilah “prince style” nggak merujuk ke gender, tapi ke tema dan aura yang ingin ditampilkan.
Gaya ini menonjolkan tampilan anggun tapi berwibawa, lewat paduan warna elegan, potongan jas, renda, pita, dan detail klasik yang menciptakan siluet mewah—tanpa harus terjebak dalam batasan gender tradisional (Shimizu, 2023).
🎩 Ciri Khas Gaya Ouji
Setelan Ouji biasanya terdiri dari:
- Jas panjang atau rompi,
- Celana selutut alias knickerbocker (kadang disebut pumpkin pants),
- Blus dengan renda,
- Aksesori seperti pita, topi, atau perhiasan logam.
Kesannya elegan dan teatrikal, tapi tetap praktis untuk dipakai di event, photoshoot, atau sekadar ngonten di TikTok.
🌈 Substyle: Dari Sweet sampai Gothic
Gaya Ouji punya banyak versi, tapi tiga yang paling dikenal adalah:
1. Classic Ouji
Terinspirasi dari busana aristokrat Eropa — elegan, tenang, dan rapi. Warna dominan: hitam, coklat, navy, dan krem. Gaya ini cocok buat yang suka tampil classy tapi nggak terlalu mencolok.
2. Sweet Ouji
Lebih lembut dan feminin, dengan warna pastel, putih, dan detail manis seperti pita dan renda. Cocok buat kamu yang pengin tampil “soft” tapi tetap punya aura bangsawan.
3. Gothic Ouji
Dramatis, misterius, dan megah. Warna gelap seperti hitam, ungu tua, dan maroon jadi ciri khasnya. Detail seperti renda hitam, salib, atau cincin besar menambah kesan gothic yang ikonik (Shimizu, 2023).
💫 Dari Harajuku ke Dunia
Popularitas Ouji melejit lewat majalah fashion, musik J-Rock, dan tentu saja internet.
Sekarang, berkat media sosial seperti TikTok, Instagram, dan Tumblr, gaya ini makin dikenal dan dicintai anak muda di seluruh dunia (Leong, 2022).
Bagi banyak orang, Ouji bukan sekadar gaya berpakaian, tapi juga bentuk kebebasan berekspresi—berani tampil beda, tanpa takut dinilai aneh.
🎮 Pengaruh dari Dunia 2D
Tokoh-tokoh seperti Ciel Phantomhive (Black Butler) dan Furina (Genshin Impact) membantu memperkenalkan estetika Ouji ke dunia anime dan game.
Mereka jadi ikon gaya “pangeran muda” yang elegan, cerdas, tapi juga penuh misteri.
Lewat anime dan manga, banyak penggemar jadi lebih terbuka dengan ide gender fluidity dan ekspresi diri melalui fashion (Tanaka, 2022).
👑 Brand & Tempat Belanja
Kalau kamu pengin cobain gaya Ouji, ada beberapa brand legendaris yang bisa jadi referensi:
- Moi-même-Moitié – Brand yang didirikan oleh Mana (gitaris Malice Mizer), pencetus gaya Elegant Gothic Aristocrat yang jadi akar Ouji fashion (Kobayashi, 2021).
- Angelic Pretty – Terkenal dengan desain mewah dan detail feminin, cocok juga buat yang ingin tampil lebih lembut tapi tetap berkelas (Fujita, 2023).
- Metamorphose Temps de Fille – Gaya klasik dengan sentuhan modern dan potongan unisex (Kim, 2021).
Untuk belanja, kamu bisa cari di Shopee, Tokopedia, atau situs internasional seperti Taobao, Amazon, LolitaInside, dan DevilInspired.
⚧️ Ouji dan Isu Gender
Salah satu hal paling menarik dari Ouji adalah perannya dalam menantang norma gender.
Gaya ini mengaburkan batas antara maskulin dan feminin, memberikan ruang bagi siapa pun untuk tampil sesuai identitas dan kenyamanan mereka (Takahashi, 2023).
Di negara-negara yang lebih terbuka, Ouji diterima sebagai simbol gender expression freedom.
Sementara di tempat yang lebih konservatif, banyak perempuan justru memakai gaya ini untuk menampilkan sisi “ikemen” atau pesona maskulin yang elegan (Kamilia & Ratuannisa, 2022).
✨ Penutup
Dari Harajuku sampai ke TikTok, Ouji fashion udah jadi fenomena global yang melampaui batas budaya dan gender.
Awalnya cuma subkultur kecil di Jepang, kini Ouji berkembang jadi bagian penting dari dunia alternative fashion modern — menonjolkan keberanian, keanggunan, dan ekspresi diri tanpa batas.
Jadi, kalau kamu pengin tampil beda, percaya diri, dan punya aura pangeran —
mungkin inilah saatnya buat coba Ouji look versi kamu sendiri. 👑💙