Belajar Bahasa Jepang Saja Tidak Cukup: Skill Apa yang Dipelajari di Japanese Department BINUS?

Banyak orang berpikir bahwa kuliah di Japanese Department BINUS University berarti hanya belajar tata bahasa, kanji, dan membaca teks sastra. Padahal, dunia kerja saat ini membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan bahasa. Di Japanese Department, mahasiswa/i tidak hanya dilatih untuk menguasai bahasa Jepang, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan yang relevan dengan dunia industri, komunikasi global, dan perkembangan teknologi.

Pertama, mahasiswa/i mempelajari komunikasi profesional dalam konteks Jepang. Ini mencakup kemampuan presentasi dalam bahasa Jepang, penulisan korespondensi bisnis, serta pemahaman mendalam tentang etika kerja Jepang. Mahasiswa/i belajar bersikap di lingkungan kerja Jepang, mulai dari konsep hou-ren-sou (reporting, informing, consulting), kedisiplinan, tanggung jawab, hingga cara menjaga hubungan profesional. Selain itu, mahasiswa/i juga dilatih dalam etika korespondensi bisnis, seperti menulis email formal, penggunaan keigo (penggunaan bahasa sopan), serta cara menyampaikan permintaan, permohonan maaf, dan negosiasi secara sopan dan efektif. Dengan kemampuan ini, mahasiswa/i tidak hanya bisa berbicara dalam bahasa Jepang, tetapi juga memahami cara berkomunikasi secara profesional sesuai standar perusahaan Jepang.

Selain itu, mahasiswa/i juga belajar tentang budaya populer Jepang dan industri kreatif seperti anime, manga, dan game. Melalui mata kuliah yang membahas industri ini, mahasiswa/i juga dapat memahami budaya populer Jepang berkembang menjadi kekuatan global. Pengetahuan ini membuka peluang bagi mahasiswa/i untuk bekerja di bidang kreatif, media, pemasaran digital, atau industri hiburan yang memiliki hubungan dengan Jepang.

Program ini juga membekali mahasiswa/i dengan keterampilan digital dan teknologi yang semakin penting di era modern. Mahasiswa/i mempelajari cara membuat konten digital, memahami strategi komunikasi di media digital, serta memanfaatkan teknologi untuk mendukung komunikasi lintas budaya. Pendekatan ini membantu mahasiswa/i menggabungkan kemampuan bahasa dengan keterampilan digital yang dibutuhkan dalam banyak profesi saat ini.

Dengan kombinasi antara kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya, etika kerja profesional Jepang, keterampilan komunikasi bisnis, dan kemampuan digital, mahasiswa/i Japanese Department BINUS dipersiapkan menjadi lulusan yang adaptif dan kompetitif. Mereka tidak hanya mampu memahami Jepang dari bahasa dan budaya, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai profesional Jepang dalam dunia kerja serta membangun karier di berbagai bidang yang berkaitan dengan Jepang di tingkat global.

RMP