Public Lecture “Anime as a Bridge”: Menghubungkan Pendidikan Bahasa Jepang antara Jepang dan Indonesia

Pada tanggal 4 Juni 2026, Japanese Department BINUS University menyelenggarakan public lecture bertajuk “Anime as a Bridge: Connecting Japanese Language Education Between Japan and Indonesia”. Kegiatan ini membahas peran anime sebagai media yang dapat menghubungkan pendidikan bahasa Jepang di Jepang dan Indonesia, khususnya melalui pemanfaatan budaya populer dalam proses pembelajaran.
Dalam public lecture ini, Japanese Department menghadirkan Naoya Usui Sensei dari Digital Hollywood University sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan materi mengenai kondisi pendidikan bahasa Jepang di Jepang dan Indonesia, serta potensi pemanfaatan anime dan manga sebagai bagian dari strategi pembelajaran bahasa dan budaya Jepang. Kegiatan ini dipandu oleh Utari Novella, Ph.D., dari BINUS University sebagai moderator.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Japanese Department BINUS University serta peserta dari dalam maupun luar lingkungan kampus. Public lecture dilaksanakan secara hybrid, yaitu melalui pertemuan tatap muka dan daring, sehingga dapat menjangkau lebih banyak peserta.
Acara diawali dengan pemaparan dari Takai Momoko Sensei dari BINUS University mengenai praktik pembelajaran bahasa Jepang yang memanfaatkan anime sebagai media ajar. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada contoh-contoh konkret penggunaan anime dalam kegiatan pembelajaran, terutama untuk meningkatkan pemahaman bahasa, konteks komunikasi, dan budaya Jepang.
Selanjutnya, Usui Sensei memaparkan pentingnya kolaborasi pendidikan bahasa Jepang antara Jepang dan Indonesia melalui pemanfaatan anime. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa anime tidak hanya dapat dilihat sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sumber belajar yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Jepang serta memperdalam pemahaman budaya.
Selain itu, Usui Sensei juga menyampaikan pandangannya mengenai peluang pengembangan bahan ajar bahasa Jepang berbasis anime dan manga di Indonesia. Pada sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu oleh moderator, para peserta turut memberikan berbagai tanggapan dan pertanyaan, terutama mengenai jenis bahan ajar yang sesuai untuk pembelajaran bahasa Jepang di Indonesia. Diskusi tersebut menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang dialog antara narasumber dan para peserta.
Melalui public lecture ini, Japanese Department BINUS University berharap pemanfaatan anime dalam pendidikan bahasa Jepang dapat terus dikembangkan secara kreatif dan relevan. Kegiatan ini juga menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat hubungan akademik serta pengembangan pendidikan bahasa Jepang antara Jepang dan Indonesia.
Kesan Peserta
Beberapa peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan sudut pandang baru mengenai penggunaan anime dalam pembelajaran bahasa Jepang. Mereka memahami bahwa anime bukan hanya media hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana penting untuk mempelajari bahasa dan budaya Jepang. Peserta juga menilai bahwa integrasi budaya populer dalam pendidikan memberikan pendekatan yang menarik dan relevan bagi pembelajar masa kini.
Selain itu, peserta merasa bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami, bermanfaat, dan mendorong mereka untuk berpikir lebih konkret mengenai cara penggunaan anime dalam kegiatan pembelajaran. Beberapa peserta juga berharap agar ke depannya semakin banyak bahan ajar bahasa Jepang yang dikembangkan dengan memanfaatkan anime dan manga.
Public Lecture “Anime as a Bridge” Held
— Connecting Japanese Language Education Between Japan and Indonesia —
― 日本とインドネシアをつなぐ日本語教育とアニメ活用の可能性 ―
BINUS大学日本文学科は、2026年6月4日、公開講座「Anime as a Bridge: Connecting Japanese Language Education Between Japan and Indonesia(日本とインドネシアの日本語教育におけるアニメ活用の連携の意義について)」を開催しました。
本講座では、デジタルハリウッド大学の臼井直也先生をお招きし、日本とインドネシアにおける日本語教育の現状と、アニメ・マンガといったポップカルチャーを活用した教育の可能性についてご講演いただきました。
当日は、日本文学科の学生をはじめ、学内外から多くの参加者が集まり、対面とオンラインを併用したハイブリッド形式で実施されました。
講座は、高井桃子(BINUS大学)による授業実践の紹介から始まり、アニメを活用した日本語教育の具体的な事例が提示されました。その後、臼井先生より、日本とインドネシアをつなぐ視点から、アニメを活用した日本語教育の連携の意義についてご講演いただきました。
講演では、アニメが単なる娯楽にとどまらず、言語運用能力や文化理解を深める学習資源として活用できることが強調され、参加者にとって新たな視点を得る貴重な機会となりました。
また、臼井先生からは、インドネシア国内における日本語教材開発の可能性についても言及があり、講演後の質疑応答では、参加者から「どのような学習教材が望ましいか」といった具体的な意見が多数寄せられました。これにより、講義は単なる知識共有にとどまらず、参加者と講師による双方向の意見交換の場となりました。
こうした議論を通じて、本講座は、日本とインドネシア両国における日本語教育の発展につながる重要な機会となりました。
💬 参加者の声
参加者の声
- 「アニメは単なる娯楽ではなく、日本語と文化を学ぶ重要なツールであると理解できた。」
- 「ポップカルチャーを教育に取り入れる新しい視点がとても印象的だった。」
- 「アニメを通じて、文化やコミュニケーションを深く理解できると感じた。」
- 「実際の授業でアニメを活用する方法について、具体的に考えるきっかけになった。」
- 「今後は、アニメやマンガを活用した教材がさらに増えることを期待したい。」
- 「講義内容が分かりやすく非常に有益で、もっと学びたいと感じた。」



