Study Abroad di Jepang: Carlene Felicia Bangun Pengalaman Akademik, Budaya, dan Karier Global

Program Japanese Popular Culture BINUS University kembali mencatatkan pencapaian membanggakan melalui salah satu mahasiswinya, Carlene Felicia, Binusian Japanese Popular Culture 2025, yang berkesempatan mengikuti program study abroad di Wakayama University, Jepang melalui beasiswa MEXT University to University.

Kesempatan ini menjadi pengalaman berharga bagi Carlene untuk memperdalam kemampuan bahasa Jepang, memahami budaya Jepang secara langsung, serta membangun koneksi akademik dan profesional di Jepang. Melalui program ini, Carlene tidak hanya mengikuti kegiatan perkuliahan, tetapi juga memperoleh pengalaman lintas budaya yang sangat berarti bagi pengembangan dirinya.

Sebelum mengikuti program study abroad, Carlene telah aktif dalam kegiatan volunteering bersama mahasiswa Wakayama University. Pengalaman tersebut membuatnya lebih mudah beradaptasi ketika tiba di Jepang. Selain itu, ia juga berhasil membangun networking dengan para mahasiswa Jepang dan memperoleh pengalaman membanggakan dengan meraih penghargaan dalam lomba pidato bahasa Jepang.

Selama tinggal di Jepang, Carlene juga memiliki kesempatan untuk mengenal kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang secara lebih dekat. Ia menikmati berbagai pengalaman budaya, seperti berwisata, berinteraksi dengan masyarakat lokal, hingga menonton konser idola favoritnya. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran yang tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga dalam kehidupan nyata.

Carlene merasakan bahwa kemampuan bahasa Jepangnya menjadi lebih natural setelah menjalani kehidupan akademik dan sosial di Jepang. Ia juga semakin memahami cara berpikir dan bertindak orang Jepang. Menurutnya, pengalaman ini membuatnya merasa lebih siap untuk bekerja di perusahaan Jepang tanpa mengalami culture shock yang besar.

Pengalaman tersebut juga tidak lepas dari pembelajaran yang ia dapatkan selama kuliah di Program Japanese Popular Culture BINUS University. Carlene menyampaikan bahwa selama berkuliah, ia belajar bahasa dan budaya Jepang secara intensif. Setiap hari, ia terbiasa menggunakan bahasa Jepang dan mempelajari etika serta cara komunikasi khas Jepang, seperti penggunaan aizuchi atau respons dalam percakapan. Kemampuan ini sangat penting ketika berinteraksi dengan orang Jepang.

Melalui pengalaman study abroad ini, Carlene menunjukkan bahwa mahasiswa Japanese Popular Culture memiliki peluang besar untuk berkembang di tingkat internasional. Dengan bekal kemampuan bahasa, pemahaman budaya, dan pengalaman lintas negara, mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi, mengikuti program pertukaran, maupun membangun karier di perusahaan Jepang.

Program Japanese Popular Culture BINUS University terus berkomitmen untuk mendukung mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi global, khususnya dalam bidang bahasa Jepang, budaya Jepang, industri kreatif, dan hubungan Indonesia–Jepang. Pengalaman Carlene Felicia menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan internasional dan membangun masa depan bersama Jepang.

Bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki pengalaman study abroad ke Jepang dan membangun koneksi dengan industri Jepang, Program Japanese Popular Culture BINUS University dapat menjadi langkah awal untuk memulai perjalanan tersebut.

RMP