BINUS Japanese Department Goes to Yogyakarta

Pada tanggal 14–15 Juli 2026, Japanese Department BINUS University mengadakan kegiatan kunjungan dan presentasi di SMA Stella Duce 1 Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Japanese Department BINUS untuk memperkenalkan peluang studi, pengembangan diri, serta prospek karier global yang dapat diraih melalui penguasaan bahasa, budaya, bisnis, dan teknologi Jepang.

Presentasi dalam kegiatan ini dibawakan oleh Dr. Roberto Masami P., S.S., M.Si. dengan topik utama mengenai peluang berkarier di Jepang. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa Jepang saat ini menghadapi tantangan demografis yang serius, terutama karena angka kelahiran yang terus menurun dan kebutuhan tenaga kerja yang terus meningkat di berbagai sektor. Data resmi Jepang menunjukkan bahwa pada tahun 2025, total fertility rate (TFR) Jepang turun menjadi 1,14, jauh di bawah angka ideal replacement level sekitar 2,1. Kondisi ini menunjukkan semakin besarnya kebutuhan Jepang terhadap tenaga kerja produktif, termasuk tenaga kerja internasional. Sebagai perbandingan, Indonesia masih memiliki total fertility rate sekitar 2,13 berdasarkan data BPS SUPAS 2025. Perbedaan ini menunjukkan bahwa Jepang menghadapi kebutuhan besar akan sumber daya manusia produktif, termasuk tenaga kerja internasional.

Selain peluang kerja yang semakin terbuka, bekerja di Jepang juga menawarkan berbagai keuntungan bagi tenaga kerja asing, seperti lingkungan kerja yang profesional, sistem jaminan sosial, asuransi kesehatan, serta peluang pengembangan karier internasional. Jepang memiliki sistem asuransi kesehatan nasional yang membantu mengurangi biaya medis bagi penduduk yang tinggal di Jepang. Terkait sistem pensiun, perlu diperhatikan bahwa aturan saat ini menyebutkan bahwa seseorang dapat menerima Old-age Basic Pension pada usia 65 tahun apabila telah tercakup dalam sistem National Pension atau Employees’ Pension Insurance selama 10 tahun atau lebih; ketentuan 25 tahun merupakan aturan lama yang telah dipersingkat sejak 2017.

Dalam kegiatan ini, para siswi SMA Stella Duce 1 Yogyakarta juga diperkenalkan pada bagaimana Japanese Department BINUS mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi peluang tersebut. Perkuliahan di Japanese Department BINUS tidak hanya berfokus pada kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai budaya kerja Jepang, komunikasi bisnis, teknologi, industri kreatif, serta soft skills yang dibutuhkan untuk bekerja di lingkungan global.

Selain itu, Japanese Department BINUS juga memberikan berbagai kesempatan internasional bagi mahasiswa, seperti study abroad ke Jepang, student exchange, short course, dan internship. Melalui program study abroad, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan bahasa Jepang secara langsung dalam kehidupan sehari-hari, memahami budaya Jepang secara lebih mendalam, serta membangun kemandirian dan kemampuan adaptasi. Sementara itu, pengalaman internship, baik di perusahaan Jepang di Indonesia maupun di Jepang, dapat menjadi langkah awal untuk membangun jaringan profesional dan membuka peluang karier di masa depan.

Melalui kegiatan BINUS Japanese Department Goes to Yogyakarta, Japanese Department BINUS berharap para siswi dapat memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai masa depan studi Jepang. Belajar bahasa Jepang bukan hanya tentang memahami bahasa dan budaya, tetapi juga tentang membangun jalan menuju peluang global—baik untuk bekerja di Jepang, melanjutkan studi, maupun berkarier di perusahaan internasional yang memiliki hubungan dengan Jepang.

RMP