Natsu Matsuri di BINUS: Menikmati Budaya Musim Panas Jepang Bersama

Suasana musim panas Jepang hadir di kampus BINUS Kijang melalui kegiatan Natsu Matsuri yang diadakan pada Senin, 14 September 2026 oleh sekelompok mahasiswa Jepang yang sedang menjalani program internship di program studi Japanese Popular Culture. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen, agar bisa bersama-sama merasakan langsung suasana festival musim panas Jepang sekaligus dapat mengenal budaya Jepang melalui berbagai aktivitas-aktivitas seru dan menarik.

Natsu Matsuri atau festival musim panas merupakan salah satu kegiatan yang sering diadakan di Jepang saat musim panas tiba, festival ini bisanya diramaikan dengan berbagai aktivitas-aktivitas menarik seperti permainan, makanan, dan hiburan. Suasana yang meriah serta berbagai aktivitas menjadi bagian pengalaman khas yang dapat ditemukan dalam festival musim panas di Jepang.

 

Melalui Natsu Matsuri mahasiswa internship dari Jepang berkesempatan untuk membawa suasana festival musim panas Jepang ke lingkungan BINUS, sekaligus menjadi kesempatan bagi mahasiswa  Japanese Popular Culture untuk berinteraksi dengan mahasiswa Jepang dan mendapatkan pengalaman mengenal budaya Jepang melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.

Salah satu mahasiswa internship Jepang, Rin, selaku PIC dari acara Natsu Matsuri, menceritakan alasan di balik diadakannya acara ini. Rin mengatakan bahwa ide tersebut muncul saat dirinya mengunjungi festival musim panas di Jepang bersama dengan teman-temanya. Dari pengalaman tersebut, Rin ingin menghadirkan suasana Natsu Matsuri ia rasakan di Jepang ke BINUS. Bersama dengan mahasiswa  internship lainya, Rin kemudian menyiapkan berbagai aktivitas yang tidak hanya memperkenalkan budaya Jepang, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk ikut merasakan langsung keseruan Natsu Matsuri.



“久しぶりに今年の夏友達と夏祭りに行って、浴衣を着て屋台でりんご飴食べて、「すごく日本の夏を堪能してるなー!」って思った!インドネシアのみんなにも夏祭り体験して欲しいなって思ったから企画した!” — Rin, PIC Natsu Matsuri 

Menurut Rin, pengalaman menikmati festival musim panas di Jepang membuat dia ingin berbagi pengalaman serupa kepada teman-teman di Indonesia agar dapat memberikan gambaran bagaimana suasana festival musim panas di Jepang. 

Selama kegiatan ini berlangsung, peserta diajak untuk menikmati berbagai aktivitas menarik yang terinspirasi dari festival musim panas di Jepang. Suasana Natsu Matsuri semakin meriah dengan adanya lomba karaoke dan adu panco yang mengajak peserta untuk berani tampil dan berkompetisi bersama.

Selain itu, terdapat area Ennichi yang menghadirkan berbagai permainan dan aktivitas khas festival musim panas Jepang. Peserta dapat mencoba bermain shateki (permainan menembak target), wanage (lempar gelang), bermain karuta (permainan tradisional Jepang), serta membuat uchiwa (kipas tradisional Jepang). Tidak hanya permainan, peserta juga dapat menikmati makanan khas festival seperti ringo ame (permen apel) dan choco banana.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan bon odori tarian tradisional Jepang yang biasanya dilakukan dalam festival musim panas Jepang. Dengan berbagai aktivitas menarik tersebut, peserta dapat merasakan secara langsung suasana Natsu Matsuri dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan. 

Dengan adanya kegiatan ini, tidak hanya menjadi kesempatan untuk menikmati berbagai aktivitas khas musim panas Jepang, tetapi juga menjadi ruang untuk mahasiswa Jepang dan Indonesia dapat berinteraksi dan berbagi pengalaman. Interaksi tersebut membuat peserta dapat mengenal budaya Jepang secara dalam, tidak hanya melalui permainan dan makanan saja, tetapi juga lewat pengalaman langsung bersama mahasiswa Jepang. 

Meiselin